MENGETAHUI KARAKTERISTIK DAN HAKIKAT SOSIOLOGI
MENGETAHUI KARAKTERISTIK DAN HAKIKAT SOSIOLOGI
Universitas Mpu Tantular Jakarta
Nama Mahasiswa : Riko Simanjuntak
Nim : 243300020032
Program Studi : S1 - Ilmu Hukum
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.
1. Pengertian Sosiologi
Secara etimologis, istilah sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu “socio” yang berarti kawan/masyarakat, dan “logos” yang berarti “ilmu”. Dari sini, banyak pakar yang mendefinisikan sosiologi.
Sosiologi menurut beberapa para Ahli diantaranya :
Emile Durkheim
Menurut Emile Durkheim (1858-1917), Sosiologi adalah ilmu yang memelajari fakta-fakta sosial, yaitu fakta-fakta yang berisikan cara bertindak, berpikir, dan merasakan yang mengendalikan individu.
Max Weber
Menurut Max Weber (1864-1920), Sosiologi adalah ilmu yang memelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara beranekaragam gejala sosial (seperti misalnya, gejala ekonomi, gejala agama, gejala keluarga, dan gejala moral).
Peter L. Berger
Menurut Peter L. Berger, Sosiologi bertujuan untuk memahami masyarakat, sehingga daya tarik sosiologi terletak pada kenyataan yang memungkinkan kita untuk memperoleh gambaran lain mengenai dunia yang sudah kita tempati sepanjang hidup.
Auguste Comte
Menurut Bapak Sosiologi Auguste Comte (1789-1853), Sosiologi adalah ilmu yang bertujuan untuk mengetahui masyarakat dan dengan pengetahuan itu, seseorang dapat menjelaskan, meramal, serta mengontrol masyarakat.
Pitirim Sorokin
Menurut Pitirim Sorokin (terjemahan bebas dari Sorokin, Contemporary Sociological Theories, 1928: 760-761), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antar gejala-gejala sosial. Misalnya, hubungan antara gejala ekonomi dengan agama, hubungan antara gejala hukum dengan ekonomi, dsb.
Roucek & Warren
Menurut Roucek dan Warren (terjemahan bebas dari Roucek dan Warren, Sociology an Introduction, 1962: 3), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.
William F. Ogburn & Mayer F. Nimkoff
Menurut William F. Oburn dan Mayer F. Nimkoff dalam bukunya yang berjudul “Sociology” edisi keempat, Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
Paul B. Horton
Menurut Paul B. Horton, Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan pada kehidupan manusia secara berkelompok dan hasil dari kehidupan berkelompok tersebut. Konsep Sosiologi menurut Paul B. Horton mengarah pada mobilitas sosial.
J.A.A. Van Doorn & C.J. Lammers
Menurut J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers dalam bukunya yang berjudul “Modern Sociology, Systematic en Analyse, (1964: 24), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
Alvin Bertrand
Menurut Alvin Bertrand, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antar manusia (human relationship).
P.J. Bouwman
Menurut P. J. Bouwman, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat secara umum.
Selo Soemardjan & Soelaeman Soemardi
Menurut Selo Seomardjan dan Seolaeman Seomardi, Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang memelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
Soerjono Soekanto
Menurut Seorjono Soekanto, Sosiologi adalah ilmu yang memfokuskan perhatian pada masyarakat yang bersifat umum dan berusaha memahami pola-pola umum yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
2. Karakteristik Sosiologi
1) Bersifat empiris, yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif.
2) Bersifat teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis serta bertujuan menjelaskan hubungan sebab-akibat.
3) Bersifat kumulatif, artinya teori-teori Sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas, dan dipertajam.
4) Bersifat non-etis, yang dipersoalkan dalam Sosiologi bukanlah baik atau buruknya fakta maupun fenomena tertentu, tetapi lebih mencoba menjelaskannya secara analitis.
Hakikat Sosiologi
Adapun hakikat Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dapat dijelaskan melalui 7 pembahasan berikut:
1. Sosiologi adalah Ilmu Sosial
Sosiologi bukanlah ilmu alam atau kerohanian. Sosiologi merupakan bagian ilmu sosial yang membahas gejala-gejala pada masyarakat.
2. Sosiologi adalah Ilmu Kategoris
Sosiologi merupakan Ilmu Kategoris, bukan Normatif. Sosiologi meneliti hal-hal yang terjadi saat itu, bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi.
3. Sosiologi adalah Ilmu Murni dan Ilmu Terapan
Dalam ilmu pengetahuan, posisi Ilmu Sosiologi sebagai Ilmu Murni digunakan untuk memperoleh pengetahuan melalui penelitian. Contoh: Gilang meneliti faktor terjadinya kenakalan remaja di kota Bandung.
Disamping itu, Sosiologi sebagai Ilmu Terapan digunakan untuk memecahkan masalah praktis untuk memperbaiki kehidupan masyarakat. Contoh: Gilang menemukan upaya pencegahan kenakalan remaja di kota Bandung.
4. Sosiologi adalah Ilmu Abstrak
Sosiologi mengkaji bentuk-bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh.
5. Sosiologi Menghasilkan Pola Umum
Sosiologi meneliti dan mencari prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia serta sifat, bentuk, isi dan struktur masyarakat.
6. Sosiologi adalah Ilmu Umum
Sosiologi mempelajari gejala-gejala umum yang terjadi pada masyarakat.
7. Sosiologi adalah Ilmu Rasional
Hasil penelitian ilmu Sosiologi dapat diterima dengan akal sehat (logis).
Sumber :
1. https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya
2. https://duniapendidikan.co.id/sosiologi/
Komentar
Posting Komentar