Fungsi Sosiologi sebagai Pemecah Masalah Sosial dan Metode yang Digunakan

 

Fungsi Sosiologi sebagai Pemecah Masalah Sosial dan Metode yang Digunakan


Universitas Mpu Tantular Jakarta

Nama Mahasiswa : Riko Simanjuntak

Nim                       : 243300020032

Program Studi       : S1 - Ilmu Hukum

Dosen Pengampu  : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.






Fungsi sosiologi sebagai pemecah masalah sosial adalah untuk melakukan penyelidikan persoalan umum dalam masyarakat dengan maksud untuk menemukan dan menafsirkan kenyataan kehidupan kemasyarakatan.

Pengertian masalah sosial menurut Soerjono Soekanto adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Masalah sosial timbul dari kekurangan-kekurangan yang muncul pada diri manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada beberapa faktor, yaitu:
  • Ekonomis, misal kemiskinan, pengangguran, dan bencana alam.
  • Biologis, misal wabah dan penyakit menular.
  • Psikologis, misal kesehatan mental dan bunuh diri.
  • Kebudayaan, misal kenakalan remaja, perceraian, konflik agama, konflik etnis, dan lain-lain.
Walaupun masyarakat mungkin memiliki perbedaan persepsi mengenai masalah sosial, tetapi pada umumnya ada 8 hal yang dianggap sebagai masalah sosial, yaitu:
  • Kemiskinan
  • Kejahatan
  • Disorganisasi keluarga
  • Generasi muda
  • Peperangan
  • Pelanggaran norma masyarakat
  • Masalah kependudukan
  • Lingkungan hidup

Fungsi Sosiologi sebagai Pemecah Masalah Sosial

Sosiologi diharapkan dapat mempelajari interaksi sosial yang terjadi di dalam masyarakat, kemudian mempelajari pula konflik sosial dan cara mengatasinya.
Pada akhirnya, sosiologi diharapkan dapat mempelajari dan mengamati perubahan sosial di masyarakat dan juga memberikan penjelasan kepada semua lapisan masyarakat mengenai perbedaan antar individu
Fungsi lain sosiologi adalah untuk melakukan penelitian sosial terhadap fenomena yang sedang terjadi di dalam masyarakat.
Penelitian sosiologi bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kualitatif sendiri terdiri dari tiga, yaitu studi kasus, komparatif, dan historis.


Metode yang digunakan

Masalah merupakan keadaan yang dianggap sebagai suatu kesulitan yang perlu diselesaikan. Masalah muncul karena ada kesenjangan antara harapan dan kenyataan.

Masalah sosial yang ada di masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai dan lembaga kemasyarakatan. Alasan disebut masalah sosial karena dapat mengganggu keharmonisan di masyarakat.

Maka itu masalah sosial harus ada pemecahannya agar tercipta kestabilan dan keharmonisan dimasyarakat.

Metode pemecahan masalah sosial ada tiga:

1.    Metode antisipatif: tindakan yang sifatnya mencegah, serta mempersiapkan untuk sesuatu yang mungkin terjadi.

2.    Metode represif: tindakan agar membuat jera pelaku pelanggaran.

3.    Metode restitusif: tindakan yang berupa pemberian penghargaan/reward kepada seseorang yang menaati hukum.


                                                                                            Sumber :

https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/fungsi-sosiologi-sebagai-pemecah-masalah-sosial-dan-metode-yang-digunakan-217mKWgDWvO/full

https://www.bola.com/ragam/read/5014667/4-fungsi-sosiologi-untuk-masyarakat-lengkap-beserta-penjelasannya?page=5

https://www.sosiologi79.com/2018/07/kegunaan-sosiologi-dalam-pemecahan.html



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Faktor dan Proses Difusi, Akulturasi, Asimilasi, Pembauran, dan Inovasi

Fungsi dan Peran Sosiologi dalam Kehidupan Masyarakat

Contoh Perubahan Sosial dalam Masyarakat di Kehidupan Sehari-hari